FATHIN HAMMAM DHOMIRI INGATKAN 3 I (IMAN, IKHLAS DAN ISTIQOMAH)

Adiwerna- Fathin Hammam Dhomiri selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal berbagi ilmu dikajian rutin kuliah shubuh yang bertempat di Panti Asuhan Zaenab Mayskur Adiwerna pada 14/01/2018. Dihadiri oleh para warga Muhammadiyah dan Aisyiyah. Dalam kajianya Ustad Fathin Hammam Dhomiri berbagi Ilmu 3 I ( Iman, Ikhlas, Istikomah) serta menjelaskan tentang Futur menurutnya, “Futur, secara bahasa mempunyai dua makna. Pertama yaitu terputus setelah bersambung, terdiam setalah bergerak terus. Kedua yaitu malas, lamban atau kendur setelah rajin bekerja. Futur secara istilah merupakan suatu penyakit yang dapat menimpa seseorang yang berjuang di jalan Allah. Futur yang paling ringan menyebabkan seseorang terhenti setelah terus-menerus melakukan ibadah. Ar Râghib berkata, “Futûr ialah diam setelah giat, lunak setelah keras, dan lemah setelah kuat.” Futur, kata berasal dari bahasa Arab yang akar katanya adalah: Fatara – Yafturu – Futurun, yang artinya menjadi lemah dan menjadi lunak atau diam setelah giat dan lemah setelah semangat. Orang yang futur mengalami penurunan kuantitas dan kualiitas amal shalih/ibadah. atau ia mengalami kemerosotan atau kemalasan pada keimanan atau keislamannya. Dalam konteks amal dakwah, Futur adalah satu penyakit yang menimpa aktivis dakwah dalam bentuk rasa malas, menunda-nunda, berlambat-lambatan dan yang paling buruk ialah berhenti dari melakukan amal dakwah. Sedangkan sebelumnya ia adalah seorang yang aktif dan beriltizam (rajin) Ungkapnya ( Hendra Apriyadi)

Komentar